Penerapan Teknologi Tepat Guna Lampu Panel Surya untuk Penerangan Berkelanjutan di Padukuhan Dukuh, Imogiri, Imogiri, Bantul, Yogyakarta

, , Comments Off on Penerapan Teknologi Tepat Guna Lampu Panel Surya untuk Penerangan Berkelanjutan di Padukuhan Dukuh, Imogiri, Imogiri, Bantul, Yogyakarta

FT-UGM. Dalam langkah menuju solusi energi berkelanjutan, masyarakat Padukuhan Dukuh di Imogiri, Bantul, Yogyakarta, telah berhasil menerapkan penerangan lampu panel surya di rumah pilah sampah “Sido Resik.” Inisiatif ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Pengabdian Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada, yang berlangsung dari 20 Desember 2025 hingga 7 Februari 2026. Proyek ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat di area terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik.

Sebelum pemasangan panel surya, rumah pilah sampah seringkali gelap, terutama pada malam hari, yang membatasi waktu untuk aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah. Pengenalan penerangan lampu panel surya telah secara efektif mengatasi masalah ini dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik alternatif. Lampu yang terpasang dapat menyala selama kurang lebih 10 jam setiap malam setelah pengisian daya di siang hari.

Koordinator program menyatakan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai solusi berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan desa. “Kami menyadari kebutuhan mendesak akan penerangan di rumah pilah sampah. Dengan lampu panel surya, operasional dapat berjalan tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN,” ujarnya. Kepala Dukuh yang mengelola rumah pilah sampah “Sido Resik” mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. “Sekarang tempat ini lebih terang dan aman. Kami bisa memilah sampah dengan lebih nyaman, bahkan saat malam hari,” tuturnya.

Selain meningkatkan keamanan dan kenyamanan, pemasangan lampu panel surya juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan energi terbarukan. Program ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi sederhana yang aplikatif dan dapat direplikasi di fasilitas umum desa lainnya.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat telah mengubah rumah pilah sampah “Sido Resik” menjadi fasilitas yang lebih efisien, siap mendukung praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Proyek ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam mempromosikan teknologi energi bersih dan konsumsi energi yang bertanggung jawab.

Lebih jauh lagi, inisiatif ini berkontribusi pada kebijakan perubahan iklim dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mempromosikan penggunaan sumber energi terbarukan. Dampak positif dari proyek ini melampaui manfaat langsung dari penerangan yang lebih baik; ini juga membangun rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan.

Seiring dengan masyarakat yang terus mengadopsi teknologi energi bersih, ini menetapkan preseden bagi desa lain yang menghadapi tantangan serupa. Keberhasilan penerapan penerangan lampu panel surya di Padukuhan Dukuh menjadi sinar harapan bagi pembangunan berkelanjutan, menunjukkan bahwa dengan kolaborasi dan inovasi, masyarakat dapat mengatasi rintangan dan menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Sebagai kesimpulan, proyek penerangan lampu panel surya di rumah pilah sampah “Sido Resik” adalah bukti kekuatan keterlibatan masyarakat dan potensi teknologi energi bersih. Ini tidak hanya meningkatkan kapasitas operasional pengelolaan sampah tetapi juga mendidik dan memberdayakan masyarakat untuk mengambil kendali atas dampak lingkungan mereka.Penulis berita : M. Faiz Arasy Penyunting berita : Kangpoer