Kembangkan Berbagai Web untuk Promosi Daerah

, , Comments Off on Kembangkan Berbagai Web untuk Promosi Daerah

FT-UGM. Dalam upaya meningkatkan visibilitas dan produktivitas ekonomi daerah Linggoasri, Nur Azzam Wafiuddin mengoordinir serangkaian kegiatan yang berfokus pada promosi melalui media digital. Inisiatif ini bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya ekonomi dan meningkatkan akses pendidikan serta peluang kewirausahaan di daerah tersebut, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kegiatan pertama yang dilakukan Azzam dan timnya adalah pengembangan website promosi untuk objek wisata Linggoasri. Linggoasri merupakan kawasan yang kaya akan potensi wisata namun masih relatif tidak dikenal di kalangan wisatawan. Saat ini, informasi mengenai objek wisata di daerah ini sering kali sulit diakses atau tidak terkomunikasikan dengan baik, mengakibatkan kurangnya visibilitas dan daya tarik bagi calon pengunjung.

Website promosi ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan informasi yang ada, meningkatkan visibilitas Linggoasri, dan menarik lebih banyak wisatawan dengan menyediakan informasi yang mudah diakses dan terkini mengenai objek wisata, fasilitas, dan aktivitas yang tersedia. Website ini dapat diakses di www.linggoasri.web.id, yang memuat informasi tentang Linggoasri, Kajen, dan Pekalongan.

Kegiatan kedua berupa pengembangan website homestay. Linggoasri, Pekalongan, dikenal sebagai kawasan dengan potensi wisata tinggi dan sering menjadi tuan rumah berbagai acara besar seperti jambore dan program KKN. Namun, proses penyewaan homestay di daerah ini selama ini masih dilakukan secara tradisional, yaitu melalui komunikasi dari mulut ke mulut.

Website ini bertujuan untuk memperluas visibilitas homestay dan mempermudah calon wisatawan dalam menemukan dan memilih akomodasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan meningkatkan aksesibilitas melalui platform digital, website ini akan menampilkan daftar homestay di Linggoasri, lengkap dengan informasi visual, fasilitas, harga, dan kontak pemilik. Alamat web untuk inisiatif ini adalah www.linggoasri.web.id/homestay.

Kegiatan pengembangan dilaksanakan mulai 24 Juli 2024 hingga 4 Agustus 2024, melibatkan warga setempat (pemilik homestay) dari desa Linggoasri.

Kegiatan ketiga adalah program pelatihan pengelolaan website untuk pengurus wisata atau desa. Setelah pengembangan website, sering kali terdapat tantangan dalam memastikan bahwa website tersebut dikelola dan diperbarui secara berkelanjutan. Umumnya, pengurus lokal atau desa mungkin tidak memiliki keterampilan teknis yang memadai untuk mengoperasikan dan memperbarui website secara mandiri.

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pengurus wisata atau desa dengan memberikan pelatihan yang diperlukan untuk mengelola dan memperbarui konten website secara mandiri. Dengan pelatihan ini, para pengurus akan dibekali keterampilan teknis yang memungkinkan mereka mengoperasikan website secara berkelanjutan, memastikan bahwa platform digital tetap aktif dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat lokal bahkan setelah periode KKN berakhir.

Pelatihan dilaksanakan di objek wisata Linggoasri dari 9 Agustus 2024 hingga 16 Agustus 2024, melibatkan pengelola objek wisata Linggoasri.

Selanjutnya, Azzam dan timnya melakukan pengembangan website museum. Museum sering kali menghadapi tantangan dalam menarik perhatian pengunjung dan meningkatkan visibilitasnya kepada publik. Informasi tentang museum, seperti jam operasional, kegiatan, dan acara sering kali tidak tersampaikan dengan baik atau sulit diakses oleh calon pengunjung. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan daya tarik museum melalui optimalisasi platform digital. Link website museum adalah www.museumtcn.online.

Kegiatan ini dilaksanakan dari 11 Juli 2024 hingga 9 Agustus 2024, melibatkan pemilik dan staf IT Museum Taman Candi Nusantara. Website ini memuat informasi tentang Museum Taman Candi Nusantara, yang terletak di Linggoasri, Kajen, Pekalongan.

Terakhir, Azzam dan timnya melaksanakan program pengembangan sistem inventarisasi koleksi museum digital. Pengelolaan koleksi museum secara manual sering kali memerlukan waktu yang lama dan rentan terhadap kesalahan, yang dapat menghambat efisiensi dan akurasi data.

Program kerja ini bertujuan untuk mengoptimalkan inventarisasi dan organisasi koleksi museum dengan memanfaatkan teknologi digital yang inovatif. Melalui implementasi sistem digital, proses pencatatan dan pembaruan data koleksi akan dilakukan dengan lebih efisien dan akurat, mengurangi ketergantungan pada metode manual yang memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan. Penulis : Nur Azzam Wafiuddin Penyunting : Kangpoer