FT-UGM. Seorang mahasiswi Teknik Sipil dari Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2022 telah memulai program Pertukaran Mahasiswa Jangka Pendek di Ehime University, Jepang. Program pertukaran pelajar ini berlangsung selama satu bulan, mulai dari tanggal 15 Oktober hingga 14 November 2025, dan merupakan bagian dari kerja sama akademik antara UGM dan Ehime University dalam bidang teknik sipil dan rekayasa lingkungan.
Dalam program ini, mahasiswi UGM berkesempatan untuk melakukan penelitian langsung di salah satu laboratorium Teknik Sipil di Ehime University. Penelitian yang diikutinya berfokus pada pengembangan eco-concrete—beton ramah lingkungan yang memanfaatkan limbah industri, sampah plastik, dan serbuk cangkang sebagai bahan tambahan. Inovasi ini bertujuan untuk mendukung konservasi ekosistem pesisir melalui penerapan material konstruksi yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Eksperimen dilaksanakan bersama mahasiswa Jepang dari Laboratorium Beton, di bawah pengawasan langsung Professor Kawaai Keiyu dan Asisten Professor Yokoyama Yuki. Selama penelitian, mahasiswi UGM tersebut turut terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, pencetakan benda uji, hingga proses curing spesimen. Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pemahaman teknis, tetapi juga memberikan pengalaman lintas budaya serta kolaborasi ilmiah internasional.
“Saya senang dan bersyukur mendapatkan pengalaman berharga dengan terjun langsung dalam penelitian di salah satu laboratorium Teknik Sipil Ehime University,” ungkap mahasiswi tersebut. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memperluas wawasannya tentang riset material ramah lingkungan serta membuka kesempatan untuk belajar metode penelitian yang lebih maju dari para akademisi Jepang.
Selain kegiatan penelitian di laboratorium, peserta program juga mengikuti kegiatan pertukaran budaya dan kunjungan lapangan ke beberapa fasilitas teknik sipil di wilayah Ehime. Melalui program ini, diharapkan kolaborasi antara UGM dan Ehime University dapat terus berlanjut, serta menghasilkan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi konstruksi berkelanjutan di masa depan. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing dan berpartisipasi aktif dalam dunia akademik internasional.
Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan dasar dan pendidikan di negara berkembang. Dengan berpartisipasi dalam program semacam ini, mahasiswa mendapatkan akses ke teknologi dan metodologi canggih yang dapat meningkatkan pengalaman pendidikan mereka dan berkontribusi pada perencanaan pembangunan di negara asal mereka.
Lebih jauh lagi, fokus pada efisiensi energi dalam pengembangan eco-concrete mencerminkan komitmen terhadap praktik berkelanjutan yang dapat mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini tidak hanya menguntungkan mahasiswa yang terlibat, tetapi juga memiliki potensi untuk mempengaruhi praktik konstruksi di Indonesia dan sekitarnya, mempromosikan masa depan yang lebih hijau.
Saat dunia menghadapi tantangan lingkungan yang semakin meningkat, inisiatif seperti ini menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dalam pendidikan dan penelitian. Dengan membina kemitraan antara institusi, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan memberdayakan generasi insinyur berikutnya untuk berinovasi dan memimpin di bidang konstruksi berkelanjutan.Ditulis oleh : Marcelina Disunting oleh : Kangpoer
