FT-UGM. Tempat Wisata Jone Nusantara, yang terletak di Kelurahan Maridan, diakui sebagai area rekreasi unggulan dengan potensi besar untuk pengembangan pariwisata. Namun, masalah kebersihan telah muncul sebagai tantangan utama yang menghambat pertumbuhan destinasi yang indah ini. Sebelum program ini dilaksanakan, area renang dan gazebo di Jone Nusantara tidak memiliki fasilitas pembuangan sampah yang memadai, sehingga sampah sering berserakan dan mencemari lingkungan. Hal ini tidak hanya mengurangi kenyamanan pengunjung tetapi juga berdampak buruk terhadap estetika dan kelestarian ekologis kawasan wisata.
Situasi ini diperburuk oleh kurangnya kesadaran pengunjung mengenai pembuangan sampah yang benar, karena tidak adanya fasilitas yang memadai untuk mendukung pengelolaan limbah yang efektif. Sampah plastik, organik, dan jenis limbah lainnya sering ditemukan berserakan di sekitar lokasi wisata, yang berpotensi mencemari air dan lingkungan sekitarnya. Kondisi ini juga menghambat upaya masyarakat lokal untuk mempromosikan Jone Nusantara sebagai tempat wisata yang bersih, nyaman, dan ramah lingkungan.
Sebagai respons terhadap masalah mendesak ini, Ketua Pokdarwis Kelurahan Maridan mengajukan permohonan kepada Tim KKN-PPM UGM Patualan Sepaku untuk menyediakan fasilitas pembuangan sampah yang memadai. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan limbah dengan memperkenalkan tiga jenis tempat sampah: untuk sampah organik, anorganik, dan residu. Pendekatan terstruktur ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan limbah melalui bank sampah setempat.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kesadaran pengunjung terhadap kebersihan lingkungan akan meningkat, sehingga Jone Nusantara dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih berkelanjutan dan menarik. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan kebersihan dan kelestarian lingkungan di Tempat Wisata Jone Nusantara melalui penyediaan fasilitas pembuangan sampah yang memadai.
Dengan menyediakan tiga jenis tempat sampah untuk sampah organik, anorganik, dan B3, program ini bertujuan untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih terorganisir dan optimal, sehingga dapat meminimalkan pencemaran di area wisata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan mendorong praktik pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan melalui kolaborasi dengan bank sampah setempat.
Secara keseluruhan, inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan wisata yang lebih bersih, nyaman, dan menarik bagi pengunjung, sekaligus mendukung pengembangan Jone Nusantara sebagai destinasi wisata unggulan yang ramah lingkungan. Kolaborasi antara masyarakat lokal dan institusi pendidikan ini mencerminkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam hal adaptasi, keterlibatan komunitas, pelestarian warisan budaya, dan keberlanjutan ekologis. Ditulis oleh : Rizqi Raihan di sunting oleh : Kangpoer
