Capstone Project – C11 – Penerapan Portal Otomatis dengan Image Recognition Untuk Mencegah Kendaraan Bermotor Lewat Trotoar

, , Comments Off on Capstone Project – C11 – Penerapan Portal Otomatis dengan Image Recognition Untuk Mencegah Kendaraan Bermotor Lewat Trotoar

FT-UGM. Dalam sebuah inisiatif signifikan yang bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan keselamatan perkotaan, sekelompok mahasiswa dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) Universitas Gadjah Mada akan melaksanakan proyek capstone yang inovatif. Proyek yang berjudul “Penerapan Portal Otomatis dengan Pengenalan Gambar untuk Mencegah Kendaraan Bermotor Lewat Trotoar” ini akan berlangsung dari 14 Oktober hingga 30 November 2024. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya yang berfokus pada teknologi bersih dan keberlanjutan perkotaan.Josef Hasudungan Simanjuntak dan timnya, yang saat ini sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di DTETI, ditugaskan untuk mengatasi masalah mendesak di perkotaan: penggunaan trotoar oleh kendaraan bermotor tanpa izin. Masalah ini tidak hanya membahayakan pejalan kaki tetapi juga merusak integritas infrastruktur perkotaan. Proyek capstone ini menuntut mahasiswa untuk secara kreatif dan kritis mengidentifikasi masalah dan merancang solusi yang nyata, sehingga memberikan pengalaman belajar yang langsung.

Proyek capstone merupakan komponen wajib dalam kurikulum DTETI, di mana mahasiswa didorong untuk menerapkan pengetahuan akademis mereka pada tantangan dunia nyata. Dari mengidentifikasi masalah hingga mengembangkan solusi, mahasiswa akan memanfaatkan pemahaman mereka tentang sains dasar dan pengetahuan teknis untuk merancang dan membuat prototipe solusi yang layak. Proses ini sangat penting dalam mempersiapkan mereka untuk lingkungan profesional di masa depan.

Kolaborasi adalah aspek kunci dari proyek capstone ini. Tim terdiri dari mahasiswa dengan program studi yang berbeda, yang meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja sama secara efektif. Pendekatan interdisipliner ini tidak hanya memperkaya aspek teknis proyek tetapi juga mendorong keterampilan sosial yang penting untuk kesuksesan profesional. Pengalaman yang didapat melalui kerja tim akan sangat berharga saat mahasiswa bertransisi ke dunia kerja.

Selain pengembangan teknis, proyek ini melibatkan persiapan dokumen teknis yang teliti, komunikasi dengan dosen pembimbing, dan keterlibatan dengan penguji. Mahasiswa juga akan melakukan perhitungan dan perencanaan yang mendalam mengenai berbagai faktor seperti biaya, keamanan, dan aspek penting lainnya. Pengalaman ini mencerminkan realitas dunia profesional, mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk karir masa depan mereka.

Portal otomatis dengan teknologi pengenalan gambar bertujuan untuk memberikan solusi praktis terhadap masalah kendaraan bermotor di trotoar. Dengan memanfaatkan algoritma pengenalan gambar yang canggih, sistem ini akan mendeteksi kendaraan yang tidak berwenang dan mengaktifkan portal untuk mencegah akses. Pendekatan inovatif ini tidak hanya meningkatkan keselamatan pejalan kaki tetapi juga mempromosikan penggunaan teknologi bersih dalam perencanaan perkotaan.

Proyek capstone ini dikategorikan di bawah SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan). Dengan fokus pada solusi inovatif yang memanfaatkan teknologi, proyek ini berkontribusi pada pembangunan infrastruktur yang tangguh dan mendorong lingkungan perkotaan yang berkelanjutan. Upaya mahasiswa ini mencerminkan pentingnya kerjasama dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan perkotaan kontemporer.

Seiring berjalannya proyek, tim akan mendokumentasikan temuan dan pengalaman mereka, yang akan menjadi sumber daya berharga bagi mahasiswa dan proyek di masa depan. Wawasan yang diperoleh dari capstone ini tidak hanya akan bermanfaat bagi komunitas setempat tetapi juga berkontribusi pada diskusi yang lebih luas tentang pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Sebagai kesimpulan, proyek capstone di Universitas Gadjah Mada merupakan langkah signifikan menuju integrasi teknologi bersih dan solusi inovatif dalam perencanaan perkotaan. Melalui kolaborasi, kreativitas, dan pemikiran kritis, mahasiswa tidak hanya memenuhi persyaratan akademis mereka tetapi juga mempersiapkan diri untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat.